Senin, 26 Agustus 2013

SANG PENGELUH



Diri ini hanya bisa merencanakan dan berusaha untuk mewujudkannya, sementara Allah-lah yang menentukan. Apa yang dianggap sebagai jalan yang terbaik, belum tentu juga yang terbaik menurut Allah. Sebagai seorang hamba, rasanya diri ini merasa justru lebih banyak mengeluh daripada mensyukuri segala nikmat-Nya.

Kemauan dan ketidak puasan yang berlebihan atas keadaan diri tidak diimbangi oleh rasa syukur terhadap curahan Rahmat-Nya yang terus mengalir tiada henti.

Kejadian-kejadian terakhir ini membuat saya banyak merenung. Hal-hal yang tadinya saya kira baik menurut saya, ternyata malah membuat saya semakin mundur selangkah demi selangkah. Ditambah keterangan yang sempat teman saya kirim melalui sms.

  • ketika kita mengeluh: tak mungkin, Allah menjawab : jika Allah berkehendak, cukup berkata jadi... maka jadilah (Q.S Yasin 82)
  • ketika kita mengeluh: saya terlalu lelah, Allah menjawab : Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu (Q.S. An-Naba:9)
  • ketika kita mengeluh: saya tak mampu, Allah menjawab : Allah tidak membebankan sesuatu pada seseorang melaikan sesuai dengan kemampuannya (Q.S. Al-Baqarah : 286)
  • ketika kita mengeluh: saya stress, Allah menjawab : hanya dengan mengingat Allah, maka hati menjadi tenang (Q.S. Ar-Ra'du : 28)
  • ketika kita menggerutu: tak ada gunanya, Allah menjawab : maka barang siapa mengerjakan amal kebaikan seberat dzarah, niscaya ia akan melihat kebaikannya (Q.S. Al-Zalzalah : 7)

Ya Allah, Ampuni hamba-Mu ini yang telah mencoba mendahului takdir-Mu dengan rasa keyakinan yang terlalu berlebih.
Hamba telah mengkufuri segala nikmat yang telah Engkau berikan dengan segala keluhan.. keluhan dan keluhan.
Tapi Engkau tak sedikitpun memutus Rahmat-Mu yang Maha Luas.

Maha Suci Engkau sebagai Pemilik Jiwa Ini,,

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

"Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imron: 8)

Maha Benar Engkau dengan segala Firman-Mu.
Subhanallah.. Subhanallah.. Subhanallah..
"Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imron: 8)

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Beranda

 

Followers

 

Text

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger